(Foto: Kita Semua Dikendalikan/Pinterest) 

hari ini aku berjalan

entah kemana

bersama diriku

yang masih tak tau arah


peta yang kupunya hangus

dijilat teriknya matahari jakarta

penglihatanku juga kabur

ditikam asap dan debu kota


aku butuh ruang

tak jelas di mana

tetapi aku ingin

membuat peta lain untuk diriku


yang prosesnya tak perlu bergelantung di KRL

di antara sesaknya manusia

yang juga kehilangan petanya

di tengah perjalanan menuju cita-cita


namun langkah tetap ku gerakkan

meski trotoar penuh lubang

dan suara klakson

yang terdengar seperti kumpulan amarah


aku tiba di tempat pemberhentian

di mana kawanan ku mengumpulkan gelar

di mana janji mencapai tujuan disebarkan

namun, jutaan orang dengan gelar masih saja pengangguran


lantas, bagaimana kalian yang telah bekerja

sudahkah petamu terlihat? 

atau ia hanya tersimpan diam

di balik rutinitas perintah atasan


ironis memang

segelintir orang

menjadikan pekerjaan

sebagai tujuan akhir


salah siapa itu? 

apakah itu salah perut mereka?

apakah itu salah orang tua mereka yang kena PHK? 

apakah itu salah masyarakat jika gaji di bawah UMR sudah dipaksa untuk bersyukur




Penulis: Nandana Arieanta Putra P.