(Foto: Ilustrasi Kesemrawutan dalam Ombak Biru/Youze) Setiap hari rasanya seperti mengejar sesuatu yang tidak pernah benar-benar kupahami. Ada begit…
Read More »(Foto: Siluet Orang di Atas Gemerlap Kota/Pinterest) sayangku, hari ini aku membaca berita lagi. angka-angka bertambah nolnya, janji-janji bertambah …
Read More »(Foto: Sajadah Merah/Lisa) Di usia yang renta, langkahnya tak pernah ragu menyusuri jarak yang panjang dan lelah yang diam-diam ia sembunyikan hanya …
Read More »(Foto: Ilustrasi Tangan yang Dirantai/Muhammad Bazzar) Malam terlihat muram Suara tak lagi terdengar Yang marah ditekan Air keras digunakan senjata p…
Read More »(Foto: Sunset dan Keramaian di Sarinah/Khai) Kota ini macet, apalagi di TB Simatupang klakson mobil dan motor saling berteriak di pagi hari Kota ini…
Read More »(Foto: Ilustrasi Menelan Beling/X) dinomorduakan, diasingkan, diragukan, dinihilkan, dikecewakan, dikesampingkan, disisihkan dan pecahan-pecahan beli…
Read More »(Foto: Ilustrasi Perempuan Mencium Refleksinya/Pinterest) bagi dunia, hari ini perayaan bagiku, hanya hari yang lewat saja hari yang sama untuk kula…
Read More »(Foto: Kereta Kosong/Pinterest) Membuang waktu denganmu Meski tak pernah ada waktu yang terbuang sia-sia bersamamu Seperti sejoli sehati menaiki ker…
Read More »(Foto: Buket Bunga Mawar Merah Muda/Salma) Semua pagiku adalah hari Sabtu yang terjebak di bulan Februari— tak ada habisnya, seolah ada yang bisa aba…
Read More »(Foto: Dua Cangkir Kopi dan Suasana Kota Paris/Reysa) Tanggal itu datang lagi, dengan pita merah yang diikatkan pada hampir segala hal. Di Paris, j…
Read More »(Foto: Perempuan yang Berada di Taman/Pinterest ) Kala itu kamu hadir Hadir, seperti embun di pagi hari Sejuk dalam kesunyian Terdiam dalam kabut teb…
Read More »(Foto: Gambar lagi Jatuh Cinta/Pinterest) Sungguh bingung aku dibuatnya Bagaimana dia bisa membuatku tak berdaya Bukan ibu, ayah, juga saudara Tapi a…
Read More »(Foto: Menyelinap di Taman Ismail Marzuki/Nandana) Hari ini Valentine, izinkan aku berlutut di depanmu, untuk menyerahkan setangkai puisi. Puisi ini …
Read More »(Foto: Tinta Merah Bertulis Nama/Pinterest) Saat aku lahir, kata Papa, “pas banget hari Valentine, namain itu aja ya” Seolah namaku sudah diberi tema…
Read More »(Foto: Kita Semua Dikendalikan/Pinterest) hari ini aku berjalan entah kemana bersama diriku yang masih tak tau arah peta yang kupunya hangus dijilat…
Read More »(Foto: Ilustrasi Kenapa Aku WNI/Dinda) andai aku bukan WNI mungkin ibu bapak tak pusing biaya sekolah mungkin ibu bapak tak pusing besok makan apa m…
Read More »(Foto : Ilustrasi Korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Pelamar Pekerjaan/Anisa) Lapangan pekerjaan Dengan syarat dan ketentuan Ingin mencari p…
Read More »(Foto: ilustrasi dua tangan yang mulai menjauh/Lisa) Satu lustrum yang lalu waktunya tapi kisah yang dikenang selamanya ruangan meja dan bangkulah ya…
Read More »(foto: ilustrasi sebuah lukisan sea and roses/Nesya) Samar ku dengar suara ombak Pandangan ku tak lepas darinya Senyumnya, parasnya Damai rasanya …
Read More »(Foto: ilustrasi ditampar getir/X) tidak ada perayaan seremonial hari puisi karena puisi sudah mati bersamaku. puisi sudah mati bersama rasa lap…
Read More »
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Marhaen atau Marhaenpress berdiri pada 11 April 2012. LPM Marhaen merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Bung Karno sekaligus satu-satunya yang bergerak dalam bidang Jurnalistik. Tujuan berdirinya LPM Marhaen adalah sebagai wadah untuk memberikan wawasan, mengekspresikan kreatif, serta kritis mahasiswa Universitas Bung Karno juga demi tercipta komunikasi dan kritik oto kritik ditingkat Mahasiswa, Universitas, maupun Negara.