(Foto: Perempuan yang Berada di Taman/Pinterest)

Kala itu kamu hadir

Hadir, seperti embun di pagi hari

Sejuk dalam kesunyian

Terdiam dalam kabut tebal


Kehadiranmu menjadi sesuatu yang berharga

Berharga, walau tak setiap orang melihatnya

Datang seperti rima lembut,

yang jatuh perlahan ke ruang hati


Ada keanggunan dalam langkahmu,

Ada sorot mata yang teduh saat memandang dunia

Seolah segala yang kau bawa, 

lahir dari ketulusan


Layaknya bunga yang mekar pada waktunya

Tanpa terburu-buru,

tanpa perlu membandingkan diri 

dengan taman lain


Untukmu,

yang pantas diperlakukan dengan hormat,

yang layak ditemani dengan niat baik

Tanpa tuntutan, tanpa kata yang melukai, 

tanpa tangan yang menyakiti

Hanya ketulusan untuk menjadi dirimu seutuhnya


Sebab, 

perempuan sepertimu tidak perlu janji gaduh,

tidak butuh mulut yang manis

Hanya ketulusan yang datang dengan tenang, 

memilihmu, menjagamu, tanpa syarat

Seperti taman yang menjaga bunganya yang tengah bermekaran




Penulis: Siti Zahra