(Foto: ilustrasi pemangku jabatan dikendalikan/pinterest.com)

Kaum “cendekia” nan penuh ambisi

Sedang sibuk mengagitasi

Menarik atensi

Berusaha membangun koalisi

Demi yang katanya menyerap “aspirasi”

Untuk dinegosiasi

Pada hal-hal yang dikomersialisasi.


Diusung sebagai delegasi

Membangun citra “penuh dedikasi”

Sebutnya, “kita akan saling berintegrasi”

“berkontemplasi pada kemajuan organisasi”

Sibuk memaparkan gagasan penuh imajinasi 

Bak orang-orang asuransi

Membuat yakin para bohir yang ingin investasi.


Para insan nan haus akan eksistensi

Minim partisipasi 

Berusaha masuk ke dalam sebuah birokrasi

Mengatur sana-sini

Koar-koar tak ada isi

Agar terlihat bergengsi

Tapi sebuah kecacatan kaum inteligensi.




Penulis : Samantha Anjelica Marcelia