Malam terlihat muram
Suara tak lagi terdengar
Yang marah ditekan
Air keras digunakan senjata penyebar ketakutan
Kekerasan datang serampangan
dari tangan orang-orang yang dipilih untuk melindungi dan mensejahterakan
Ketimpangan dan kapitalis seperti rantai belenggu dari kehidupan orang-orang yang menghidupi kekuasaan
dari pajak-pajak yang kian hari seperti lintah darat
Dengan modal yang didapat dari keringat dan darah bercucuran bergelantungan di jalanan mencari uang
Kita dipaksa lenyap
Kita dipaksa lelap
Kita dipaksa senyap
Lalu kita kembali ke gelap
Perlawanan tak lagi benderang
Perlahan kita terserap
Kemiskinan dan kejahatan tak lagi asing bagi lidah
Kekuasaan semakin menyeringai
Ia merajalela
Membunuh yang melawan
Membuai yang menjilat pantat penguasa
Namun, kesenyapan dan ketakutan ku yakin takkan lama
Sebab amarah adalah bahan bakar meruntuhkan dinding kekuasaan
Penulis: Na'ilah Panrita Hartono





0 Comments